Browse By

Homeschooling Anak Usia Dini

Diskusi Group 3 HS Muslim Nusantara16 Januari 2015
Tema: Home Schooling Anak Usia Dini
Narasumber: Ibu Aske (Pelaku HS tunggal)
Moderator: Nailah Anggraini
Notulis: Rina Minarti

📚PROLOG
Perkenalkan saya Aske, bunda dari Fadhil 8t dan Veli 2t3b. Saya dan suami adalah pelaku HS tunggal untuk ke 2 putra-putri kami. 

Profesi saya sehari2 adalah pedagang kue dan masakan. 

Kami menerapkan HS pada putra-putri kami dengan mengacu pada AL-QURAN dan mengalir begitu saja dalam keseharian.

Sebagai pelaku HS TUNGGAL Acuan kurikulum kami adalah AL-QURAN sebagai kurikulum, metode belajar yang mengalir, mengikuti kebutuhan anak pada saat itu. Tidak ada target, tidak ada susunan jadwal yang tepat untuk proses belajar anak-anak kami.
Bagi mereka setiap hari adalah belajar, dan setiap hari adalah bermain. Jadi bermainnya mereka adalah belajar. 

Kami mulai kurikulum dari QS. LUQMAN ayat 13. Dimana Luqman mengajarkan anaknya diawali dengan mengenalkan anak pada TUHANNYA. Bukan sekedar diucapkan, tapi diamalkan juga dalam kegiatan dan kehidupan sehari2. Jadi ketika anak diajarkan sholat, kita mengajarkan juga makna spiritual dari sholat itu apa, dan kenapa kita harus sholat, disisipkan juga ayat2 Al Qur’an mengenai perintah shalat. 

Proses belajar akan menjadi lebih baik krn disitu akan terjadi diskusi antara anak dan orang tua. Begitu dengan perintah2 allah yang lain. 

Kami tidak mempunyai target pada anak. Kami hanya bisa memberikan apa yang anak2 butuhkan. Karena kami yakin mereka sudah memiliki fitrah yang diberikan allah. Sehingga kami hanya bisa menggiring mereka menjadi fitrah yg allah berikan.

Untuk sosialisasi, saya selalu bertanya, apakah kita sudah memberikan bekal yang cukup untul mereka bersosialisasi? Sosialisasi akan bisa mengalir begitu saja. Dan sosialisasi akan terjadi dengan baik ketika kita sudah memberikan pondasi yang baik kepada anak. Pondasi ini dimulai dari pembekalan tauhid yang benar2 harus dipahami anak. Sehingga anak akan bisa terjun dengan baik di pergaulannya. Sosialisasi pun akan terjadi langsung kepada siapapun di lintas usia, lintas profesi. Bahkan di kegiatan saya sehari2 sangat memungkinkan mereka utk bersosialisasi lintas agama.

Jadi, proses belajarnya gimana, Bun? Proses belajar keluarga kami mengalir. learning by doing. Segala sesuatu bisa dijadikan pelajaran. Terutama pelajaran di kehidupan nyata.

📚TANYA-JAWAB

1.a. Persoalan besar yg dihadapi oleh HS adalah mengenai sosialisasia atau masalah sosial mereka. Gmn mbak aske dan suami mengatasi masalah ini?

JAWAB:
Baik. Sosialisasi adalah salah satu FAQ dalam home schooling. Bagaimana sosialisasi ketika anak tidak sekolah? Pertanyaannya kembali lagi. Apakah kita sudah membekali ilmu cukup untuk anak bisa bersosialisasi? Agar tidak terjerumus dalam pergaulan yg tidak baik, dalam narkoba, dll. 

Bagi keluarga kami, sosialisasi itu sangat luas. Sosialisasi adalah hubungan seseorang dengan orang lain. Sehingga sosialisasi bisa dilakulan dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun. Lintas usia, lintas profesi dan bahkan lintas agama. Selama ini, yang kami rasakan dan kami perhatikan, anak kami dalam bersosialisasi di masyarakat umum alhamdulillah tidak bermasalah. Dan dia pun sudah bs memilah dengan siapa dia enjoy bermain dan tidak. Dan biasanya mereka bs lebih adaptable dibsegala lingkungan. 

Yang penting bekali ilmu yg cukup untuk mereka bisa bersosialisasi.

1.b. Jadi anak2 punya waktu sosialisasi khusus dgn teman seusianya ga mba?

JAWAB:
Bukan dengan seusia aja mbak, tapi dengan semua usia. Insyaallah bisa bersosialisasi.

2.a. Pertanyaan saya, pada usia berapa kah anak sdh paham dan menerima HS bu? Kalau kurikulum sesuai kebutuhan itu contohny sprti apa bu?

JAWAB:
Anak mulai hs atau he sejak mereka lahir. Lita sbg ortu yg mendidik mereka.

Kurikulum sesuai kebutuhan anak. Contoh, jangan paksa anak untuk calistung. Tapi biarkan anak meminta untuk diajarkan calistung. Itu biasanya dikarenakan anak memang membutuhkan proses pembelajaran calistung.

2.b. Sebetulnya jadwal harian utk HS itu mengalir begitu sj atau boleh kita susun bu?

JAWAB:
Kalau saya mengalir mba. Karena kl tersusun itu seperti membuat target harian.

Sedangkan keinginan dan kebutuhan anak tiap hari itu amazing banget. selalu berubah. dan itu adalah golden moment.

3. Saya lily ibu dari muzhaf usia 2 tahun 2 bulan.

Apa bedanya HS dg HE ya bu?

Apa alasan mendasar ibu dan suami yg akhirnya memilih menerapkan hs untuk anak2?

Apa fadhil disekolahkan disekolah formal jg bund?

Untuk anak usia dini, diusia berapakah bisa dimulai hs?

Apa usia 2th2bln sdh bs diterapkan hs?
Klo kurikulum berdasarkan alquran, kan itu masih terlalu garis besar ya bu…bagaimana merincinya dalam rincian yg lbh sistematis?

Apa benar2 mengalir begitu saja? Kadang saya suka kebingungan klo melakukan kegiatan bersama anak tp tdk direncanakan dulu.

Dalam hs biasanya dituntut kreatifitas ortu, apalagi pd anak usia dini.. klo ortunya kurang kreatif bagaimana solusinya bu?kadang itu yg membuat semangat suka naik turun bu..

Bagaimana mengatur waktu untuk hs dan kegiatan bu aske sendiri yang berwirausaha? Apa pernah berbenturan?

JAWAB:
HS adalh sekolah rumah. HE adlah pendidikan di rumah. Pada dasarnya sama. yg mebedakan adalah ketika rumah dijadikan sebuah sekolah adalah Hs.

Alasan mendasar kami memilih HS adalah.. allah telah menitipkan anak2 pada kita.. maka.. tanggung jwab kita lah sbg ortu untuk mendidiknya.. bukan dititipkan lg kepada org lain.. adapun kl kita menemui jalan buntu.. maka kita ajak anak kpada org yang ahli di bidang yg berkaitan.. 

Fadhil pernah sekolah formal.. di usi 3 th.. tetapi dibusia 4t di merasa stress dan bosan denga mteri belajarnya.. Hs bs dmulai kapnpun.. 

Contoh penerapan al quran.. di kegiatan ibadah kita.. misal shalat.. setelah shalat.. ajak mereka diskusi kl shalat itu ada di surat apa ayat brp.. beri penjlasan dengan kata2 yg mdah dimengerti anak.. dan kita cari dlm quran.. anak2 tu wajibnya diajarkan apa saja.. 

Dan kluarga saya semua megalir.. tida terjadwal.. 

Yakin anak kita itu hadiah terindah dr allah.. setiap tingkah laku mereka bs diselipkan pljaran.. cari cara yg cocok utk msg2 anak.. 

Saya libatkan anak dalam kegiatan saya.. sehingga mereka bisa iku mengambil pelajaran di dalamnya.. berbnturan pasti.. kita hrus lihat prioritas mana yg lbh pnting.

4. Saat pemberian materi homschooling utk anak pertama dg kedua apakah disamakan? Lalu bagaimana konsep pemberiannya? Dengan metode gambar?permainan atau hanya diskusi?

JAWAB:
Materi tentu saja berbeda.. karena minat anak akan berbeda.. konsep pemberiannya semua mengalir.. tidak ada target tertentu.. seauai golden moment anak.. permainan, gambar, diskusi semua adalah elemen pnting dalam mndukung kegiatan HS..

5. Saya ibu dari rafli usia 2 tahun, saya bingung untuk memulai menerapkan materi HS dirumah,mohon bimbingannya sementara saya masih aktif mengajar.

JAWAB:
kl saran saya mengalir aja.. ikuti kebutuhan anak.. saat anak mnt sesuatu itu tandaya dia ingin megetahui lbih dalam tentang hal tsb.. berikan, dampingi dan diskusikan.. 

6. Menurut ibu selama ini apa kesulitan yg pernah di alami saat HS dan apa kelebihan HS dibanding sekolah biasa.

JAWAB:
Kesulitan terbesar adalah tantangan dari keluarga.. krn ortu saya dan suami adalah dosen.. sehingga mereka selalubmempertanyakan sekolah cucunya.. tapi.. berhubung kami ortunya.. dan sudah satu suara.. maka omongan pun berlalu.. dan mereka melihat hasil.. 

Kl menurut saya kelebihan HS adalah inshaa allah bs mengakomodir semua kebutuhan anak.. dan waktu bermain lebih banyak.. itu krn.. dunia anak adalah dunia bermain.. sehingga dari bermain akan belajar.

📚 PENUTUP
Bahwa dunia anak adalah dunia bermain.. jangan paksa anak untuk mengikuti keinginan kita ortu nya.. karena anak mempunyai keinginan dan kebutuhan sendiri.. 

Didiklah anak kita dengan tangan kita.. karena mereka membutuhkan kita.. 

Setiap anak itu unik.. setiap anak mempunyai dunia yang berbeda.. selami dan cari minat dan bakat anak kita, lalu asah untuk menjadi bekal hidup mereka di masa yang akan datang..

Semoga bermanfaat.


Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0

3 thoughts on “Homeschooling Anak Usia Dini”

  1. astri says:

    assalamualaikum, bagaimana cara bergabung dlm komunitas homeshcooling muslim nusantara?jazakallahu khoiron

    1. Retno Pratini says:

      Waalaikumsalam..
      Ibu bisa kirim no WA ibu lewat inbox di facebook/fanpage kami.
      Insya Allah kami menyambut baik keinginan ibu2 yang ingin mendidik anaknya scara islami.

  2. Endah Sulistiyo says:

    Assalamu’alaikum. Izin share tulisannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *