Browse By

Mengoptimalkan Otak Anak untuk Menghafal Al Quran

Resume Diskusi Grup HSMN 3
Sabtu, 7 Maret 2015

Mengoptimalkan Otak Anak untuk Menghafal Al Quran

Narasumber: Ustadzah Fasiha
Moderator: Sifa
Notulensi: Lidya
Durasi: 2 Jam (12.00 – 14.00 WIB)

Berbicara tentang menghafalkan AlQuran untuk anak, saya selalu terinspirasi dari seorang bapak warga negara Mesir yang bernama Kamil Labudi.
Ketiga orang anaknya mengkhatamkan hafalan alQurannya di usia 4,5 tahun,masyaAllah, luar biasa ya. Anak pertamanya bernama Tabarak, yg kedua Yazid, dan yang ketiga zeina.
Ketiga anak ini mengkhatamkan hafalannya di rumah bersama ibu dan bapaknya secara bergantian.
Saya sempat beberapa kali bertemu dengan keluarga ini, dan akhirnya saya mengambil kesimpulan, bahwa untuk menjadikan dan melatih anak menghafal alQuran, perlu kerja keras dari orang tua. Ada 3 hal yang pak Kamil lakukan sebelum memulai proses menghafal dengan anak2nya;
1.mengikhlaskan niat karena Allah.serta berdoa dengan sungguh2 mohon bimbingan dari Allah.
2. Menetapkan jadwal rutin setiap hari. Jam berapa hingga jam berapa, sehingga anak sudah tau, kalau waktu tsb tiba, ia harus siap untuk alQuran. Jadi tidak bisa kalau waktu yg sesuka hati.anak mulai diajarkan disiplin dengan alQuran.
3. Menyediakan hadiah sederhana, setiap kali anak selesai duduk menghabiskan timing menghafalnya.

Satu hal lagi yang ga kalah pentingnya dalam pengalaman beliau, hafalan anak2nya sudah dimulai sejak anak2 itu masih berada dalam kandungan.

Ini pernah saya post jadi status di fb.berikut salinannya

Terinspirasi dari Bapak Kamil Labudi, yang ketiga anaknya mengkhatamkan hafalan AlQur’annya di usia 4,5 tahun. Tidak ada kata terlambat untuk terus berusaha dan menjadikan anak-anak kita generasi AlQur’an.

Januari lalu kami sempat bertemu dan berbincang dengan beliau, Salah satu tips yang beliau sampaikan agar anak mudah menghafal AlQur’an adalah dengan sering memperdengarkan Al Qur’an kepada anak. Bayi juga bisa mulai diajak menghafal lho bahkan anak yang masih dalam kandungan! Dengan diputarkan murottal paling tidak satu hari si anak mendengar satu juz yang diputar lima kali.jadi murottal jalan terus pada juz yang sama dan diputar lima kali setiap hari.

Bayangkan, dalam sebulan si bayi sudah khatam mendengar alQur’an lima kali.kalau setahun sudah 12x 5 = 60 kali.kalau dua tahun sudah khatam 120 kali.

Ketika si anak mulai diajak menghafal Al Qur’an di usia 2,5 Tahun dia sudah tidak asing lagi dengan Al Qur’an, karena ia sudah terbiasa mendengar. Jam terbangnya sudah tinggi,:)….Telinganya dan lisannya sudah siap untuk alQur’an. Jelas beda dengan anak yang baru dengar dan diajarkan AlQur’an di usia 2,5 tahun.

Ini bisa dirasakan bagi orang yang sering baca alkahfi setiap hari jum’at, pasti terasa akan lebih mudah menghafal surat ini dibanding surat lain, karena sering dibaca dan didengar. Begitu juga dengan anak-anak kita yang terbiasa diperdengarkan AlQur’an.

Ketika mendengar tips beliau ini, saya bersedih kenapa tidak mendapatkan tips ini sejak hamil dan anakku masih bayi. Tapi, tidak ada kata terlambat untuk belajar dan berusaha.smile emoticon

Apalagi dengan canggihnya dunia teknologi dan gadget saat ini, tantangan sebagai orangtua semakin besar. Daya tarik gadget untuk dibuka dan menelusuri dunia maya kalau tidak dikendalikan, bisa mengalahkan perhatian kita terhadap pendidikan anak.

Di akhir pembicaraan pak Kamil berpesan : InsyaAllah, siapapun anaknya, ia bisa menjadi seperti Tabarak yang hafal AlQuran di usia dini, asalkan dengan metode yang teratur dan konsisten.

Tanya Jawab:
1⃣ Bunda Sofi
Terimakasih atas kesempatannya, putri saya senang dengan Qur’an dan senang menghafalnya, kendalanya dia belum mau kalau dibuatkan jadwal menghafal jadi sesukanya, dan tidak suka murojaah jaditerkadang lupa, bagaimana menyikapi putri saya usia 9th, terimakasih.

1⃣ Alhamdulillah bun, kalau anak senang dengan alQur’an, itu sudah satu point positif.tinggal dijaga dan dikembangkan trus. Kalau mmg anak msh sulit untuk buat jadwal, ya diikuti saja dulu dia maunya menghafal dgn metode apa. Pelan2 dibuatkan jadwal.biasanya anak yg tdk mau dibuatkan jadwal itu krn tdk mau menghafal. Semangat ya bun.✅

2⃣ Bunda Tya
Anak saya 3,5 y dan 1 y. Cara tepat untuk mengoptimalkan otak anak umur segitu gmn ya. Selama ini saya perdengarkan murotal atau bacaan saya. Tapi kalau saya yang baca pasti ga boleh. Di ambil terus qur’annya sama si kecil.apakah ada perbedaan cara mendidiknya ✅
2⃣ Kalau anak tarik2 kalau kita yang baca, berarti diperbanyak diputarkan murottal bun. Nah, kalau kita mau membacakan di depan anak, kita baca yang barusan dia dengar dari murottal.insyaAllah dia lbih interest.
Bisa jadi anak narik2 krn mau diperhatikan. Jadi kita penuhi dulu kebutuhannya, mau apa, setelah itu baru kita kembali lagi ke bacaan.✅

3⃣ Bunda Antiqa
Assalamualaykum..jazakillaah atas kesempatannya,
Saya blh minta contoh jadwal nya bagaimana ustadzah?anak saya 18bln,sudah bisa mengenali wujud Al Qur’an masyaAllah..dr rak buku dia bs tau mn saja yg Al Qur’an tanpa kami ajarkan..dr lahir saya biasakan baca Al Fatihah,An Naas,Al Falaq,ayat kursi..surat lain kadang eh jarang 😅 gimana ya ustadzah memulainya?✅
3⃣ Contohnya juz 30 dibagi setengah halaman satu hari. Bagusnya kalau sudah sampai alkafirun, lompat ke an naba bun.karena kalimat an naba satu ayatnya lbih pendek dibanding surat2 pendek yg dri depan.
Misaljan, hari ini target an naba setengah halaman, besok setengah lagi, bgtu seterusnya.
Kalau bisa empat jam perhari insyaAllah setengah halaman bisa. Kalau satu jam bisa dikurangi jd berapa ayat saja.✅

4⃣ Bunda Seruni
Saat ini banyak teknik menghapal alquran untuk anak2, mulai dari gerakan tangan, dll.
Nah, bagaimana dengan teknik untuk orang dewasa?
Saya dan suami ingin konsisten menghapal alquran sebelum anak pertama kami lahir.
1 lagi, ada waktu khusus yang paling baik untuk muraja’ah?
Syukran katsir. ✅
4⃣ Waktu paling baik untuk menghafal dan murojaah orang dewasa : sebelum subuh. Kita kita bangun lbih cepat untk menghafal.
Tekniknya standar saja sih bun kalau untk orang dewasa, dengan membaca berkali2 lalu kita hafal. Juga hafalan baru setiap harinya, dibaca dalam solat.agar hafalan kita melekat terus insyaAllah.tentunya dengan lbih banyak memutar murottal juga sgt efektif untuk murojaah,✅

5⃣ Bunda Fiy
Ketika ada yg mengejar harus hafidz usia sekian. Di sisi lain ada teman yg dia menekankan menghafal dengan memahami artinya. Salah satu metodenya dgn gerakan tangan, misal. Nah, menurut ustadzah dari kedua pilihan ini pertimbangan masing2 apa? manfaat mudhorotnya n rekomendasi dr ustadzah sendiri bgmn? jazakumulloh khoyr ✅
5⃣ Menghafal saja dulu bun. Memahami bisa nyusul insyaAllah, . Faham alQuran bisa kapan saja insyaAllah, sedangkan hafalan, semakin tua semakin melemah.
Jadi konsen saja dahulu menghafal lalu pemahaman menuyusl✅

6⃣ Bunda Annisa
Terima kasih atas kesempatannya…
Assalamu’alaikum ustadzah..
alhamdulillaah anak sy 5thn senang menghafal dr baru bisa bicara, lalu saat usia 4 thn lebih, dy suka murojaah sndiri dr hp, dr qur’an portable, no ayatnya pun hafal. Kalau sedih, dy lgsg dgr murottal…
Semenjak pindah rumah, ank sy lmbat laun berkurang frekuensi menghafalnya.. anak sy jg sm kalau hafalan g mau diatur, semaunya dy mau surat yg mana dl.
Entah mungkin dr sy yg ada kesalahan atau jg fktor lingkungan baru yg akhirnya skr anak sy malah lebih suka bercanda. Kdg ayat2 pun dbuat bercanda. Dan masih tetap anaknya g mau diatur utk hafalannya. Bgmn menanggapinya ya? Sbg orangtua harus mulai dr mana ya? ✅
6⃣ Dimulai dari doa bun. Kita minta disujud akhir setiap solat agar Allah menjadikan kita dan anak2 kita sbg ahli Qur’an.
Lingkungan mmg sangat berpengaruh….makanya kalau bisa intensitas kesibukan anak dengan lingkungan yg tdk membangunnya dikurangi.anak juga harus sering melihat kita membaca alQuran dan menghafal, agar ia memiliki teladan yang ingin ditiru.semangat ya bun.✅
🔄 Feedback dari Bunda Annisa
Baik ustadzah..dimulai dari doa ya…
Utk menanggapi anak ketika dy bercanda mngucapkan ayat2 Allah bagaimana ya?
Dibiarkan atau diberi konsekuensi?✅
🔄 Ditegur dengan pelan saja ya bun.
Misalkan : wah masih lancar ya hafalannya.coba dong lanjutan ayatnya diterusin, mau denger nih bundanya,….
Setiap kali dibuat candaan diarahkan ke sisi positif saja,kalau dilarang nanti malah dibuat terus✅

7⃣ Bunda Emma
Bgmn mngatur jdwal hafalan ank2 yg sekolahnya full day,kdng msh ada tgs tmbhn dirmh ato da ujian,sy ingin da jdwl khusus u mhafal tp tdk tega melihat kndisi ank2 yg sudah capek pulang sekolah?jd hafalan blm knsisten,melihat kndisi ank2?bgmn mnrt ustadzah agar konsisten tiap hari? syukron katsir ✅
7⃣ Untuk kondisi seperti itu saya sarankan agar hafalannya cukupmsatu ayat satu hari. Dan sepertinya untuk satu ayat satu hari ini siapa pun bisa melakukan. Bahkan bunda bisa melakukannya bersama anak. Yang terpenting bagaimana kita bisa setiap hari interaksi dengan al quran. Itulah sebabnya sesuatu yang paling cepat hilang meskipun kita sudah menghafalnya adalah Al quran sebab Allah ingn kita selalu dekat dengannya. Imam sekelas imam haramain pun yang hafalan Al qurannya sudah sangat luar biasa masih terkadang lupa dan tertinggal ayat yang dibaca. Hikmahnya tiada lain adalah agar kita selalu bersama Alquran. Maka solusi atu hari satu ayat sangat tepat untuk orang yang sibuk. Bunda bisa berpacu dengan sang buah hati dengan cara seperti ini.

Kemudian juga penting untuk diingat adalah jangan mengejar target harus hafal dalam sekian hari bulan dan tahun. Yang penting adalah setiap hari tiada hari tanpa menyentuh dan berinteraksi dengan alquran. Bukan agar anak kita jadi penghafal al quran. ✅

Closing Statement dari Ustadzah Fasiha:
Ok sebagai penutup marilah kita dekat dengan Al quran. Sarana terbaik untuk membuat kita dekat dengan Al quran adalah dengan menghafalnya. Mulai dari kita dan kita tanamkan pada generasi kita. Dan yang paling utama dari ini semua doa dan permohonan kita pada Allah sebab dia yang menjadi penentu segalanya.

Terkait Cv sbb:

Hayati Fashiha Lubis
Pematang Siantar, 15 12 1984
Mahasiswa pasca sarjana universitas Al azhar cairo Mesir
Ibu dua orang putri.

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *