Browse By

Melukis dengan Benang

11807185_506042182896543_6064010861623702542_oBismillaahirrohmaanirrohiim

Alhamdulillah kita sudah sampai di hari jumat kembali. Kuatkan ibadahmu pada hari istimewa ini para ibu juara…

Hari ini tema besar kita adalah berbagi kegiatan bersama si kecil dengan mengambil subtema “Melukis dengan Benang”.

Sebelumnya, yuk dibaca dulu penjelasan di bawah ini, apa sih melukis itu dan urgensinya terhadap anak usia dini.

***

Tujuan pendidikan seni untuk anak adalah untuk meningkatkan kreativitas, kepekaan rasa, serta kemampuan mengutarakan pendapat melalui berkarya seni.

Artinya anak-anak belajar seni bukan ditujukan untuk menjadikan mereka seniman. Keterampilan berkarya seni sebenarnya seperti keterampilan berbicara. Melalui seni anak dapat mengutarakan pendapatnya dalam bentuk gambar atau lainnya.

Memahami karya seni anak tidak seperti memahami lukisan orang dewasa yang penuh dengan penataan warna dan bentuk-bentuk yang jelas. Lukisan anak adalah media untuk mengutarakan pendapatnya, di dalamnya terkandung seribu makna yang tidak dipunyai oleh orang tua. Anak melukis selayaknya bermain kertas atau benda-benda mainan yang lain.

***

Lalu apa sih bedanya melukis dan menggambar?

Yuk yak yuk penting nih buat emak-emak untuk tahu dalam melakoni proyek homeschooling tarbiyatul aulad-nya.

Perbedaan utama terletak pada objek yang ditampilkan meskipun objek yang diamati sama.

Tujuan menggambar adalah melatih ketelitian melalui pengamatan dengan seksama. Biasanya, hasil harya harus sama dengan yang digambar–baik sifat maupun bentuk.

Sementara dalam melukis, diperbolehkan membayangkan dan mengubah warna atau bentuk (jika perlu) sehingga yang digambar adalah bayangan dari objek yang dihadapi.

Sederhananya, melukis memiliki sifat yang lebih bebas dari menggambar dan memiliki keterikatan mencurahkan perasaan.

Menggambar menghasilkan dominasi goresan dan garis sementara melukis lebih menonjolkan warna. Itu sebab dikatakan melukis condong lebih ekspresif daripada menggambar.

***

Apa ya manfaat melukis bagi perkembangan anak, khususnya anak usia dini?

1⃣Melukis sebagai media mencurahkan perasaan

2⃣Melukis sebagai alat bercerita

3⃣Melukis sebagai alat bermain. Sometimes…it was just for fun! Mencampur warna, mengombinasikan warna, atau bahkan menggunakan bahan lain sebagai media

4⃣Melukis dapat melatih ingatan

5⃣Melukis dapat melatih berpikir komperehensif. Melukis merupakan latihan mengemas berbagai peristiwa, bentuk dan rasa menjadi catatan visual. Oleh karenanya, beberapa ahli memberikan istilah melukis sebagai bahasa visual, mencatat kejadian menjadi catatan bergambar. Manfaat melukis bagi perkembangan daya nalar tinggi berupa pengembangan daya tangkap kompherensif dan cara mengungkapkan secara sistematis namun ekspresif.

6⃣Melukis sebagai media sublimasi perasaan

7⃣Melukis dapat melatih keseimbangan. Secara keseluruhan cara membayangkan sesuatu oleh anak dianggap sebagai kegiatan menyeimbangkan antara objek dengan emosi

8⃣Melukis dapat melatih kreativitas anak

9⃣Melukis mengembangkan rasa kesetiakawanan sosial yang tinggi. Kok bisa? Ternyata kegiatan anak dalam melukis bersama memiliki variasi kerja: ada anak yang diam sepanjang kegiatan melukis, ada anak yang selalu menerangkan karyanya pada anak di sampingnya, ada pula anak yang selalu memberi tahu kekurangan temannya. Dengan kata lain, dengan melukis bersama anak akan terlatih memahami orang lain.

Masyaallah banyak juga ya. Selama ini yang kita tahu, melukis korelasinya hanya di masalah kreativitas aja kan?

Oh ya, meskipun hanya berupa kuasan warna tanpa bentuk itu juga sudah bisa disebut melukis ya.

Sesuaikan pengertian menggambar dan melukis pada anak-anak agar sejalan pula dengan hadist Rasulullah yang mengatur halal haramnya.

Dari Abdullah bin Amru bin Aash RadhiAllahu’anhu diriwayatkan bahwa ia menceritakan bahwasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam pernah bersabda: “Sesungguhnya orang-orang yang membuat lukisan ini akan disiksa di hari kiamat nanti, lalu diperintahkan kepada mereka: “Hidupkan apa yang kalian ciptakan itu.” HR. Al-Bukhari (5607) dan Muslim (2108).

Hindari meniru ciptaan Allah secara eksplisit, dan ajarkan pada anak bahwa tujuan ia melukis bukan sebagai bentuk penghambaan terhadap yang dilukis.

***

Ada banyak sarana dan prasarana yang bisa kita pakai dalam melukis demikian pula dengan tekniknya.

Kali ini mari kita coba melukis dengan teknik gesek benang.

Alat dan bahannya pun sederhana:

– Benang kasur

– Cat warna warni 

– Kertas untuk melukis

Bunda bisa membuat sendiri cat yang ramah anak dan edible dengan menggunakan pewarna makanan.

Untuk melukis dengan teknik ini kita mulai dari mewarnai masing-masing benang dengan warna yang dikehendaki. Benang-benang tersebut disusun sedemikian rupa dengan bertumpuk-tumpuk, namun ujung benang diperlihatkan. Tumpukan benang tersebut ditutup dengan kertas guna penekanan. Dalam hal ini langkah dilanjutkan dengan menutup dan menekan kertas penutup dengan tangan dan selanjutnya benang ditarik satu persatu. Hasil yang ditimbulkan berupa bentuk bunga terompet. Masyaallah..

Biarkan imajinasi anak berkerja ya bunda. Variasikan teknik melukis benang ini dengan metode dan bahan lain yang dia suka. Pada akhirnya ajak ia menyampaikan apa yg dia rasakan terhadap hasil lukisannya. Bila perlu, bisa juga mengajaknya merangkai cerita menggunakan hasil karya lukisnya. Ucapkan masyaallah dan alhamdulillah di akhir aktivitas.

Selamat berkreasi bersama buah hati bunda2 shalihat…

***

Tim Tema Diskusi Harian HSMN
HSMN.timtemadiskusi@gmail.com

Sumber :

http://tekakoe.blogspot.com/2012/11/ketrampilan-tarik-benang.html?m=1

http://melyloelhabox.blogspot.com/2012/10/melukis-bagi-anak-usia-dini.html?

***

Facebook.com/hsmuslimnusantara
FB : HSMuslimNusantara pusat
Instagram: @hsmuslimnusantara
Twitter: @hs_muslim_n
Web: hsmuslimnusantara.org

***

Naaaahh… bunda-bunda solihah mungkin punya pengalaman melukis dengan benang? Atau teknik melukis yang lain?

Apakah pernah memakai pewarna edible selain pewarna makanan?

Apakah ada kendala saat melukis bersama sang buah hati?

Yuk… share bersama kami semua… hasilnya juga ya…

*****

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *