Browse By

Menggali Mutiara Ibunda para Ulama bersama Dyah Wulandhari

*NOTULENSI KULWAP HSMN PUSAT*

*Menggali Mutiara Ibunda para Ulama*

_*By : Dyah Wulandhari*_
_KaDiv Pendidikan Yayasan Generasi Juara_

Hari : Kamis, 23 Maret 2017
Jam: *19.30-20.30*

Moderator: Cintya Pramana (osin) – Hsmn cilacap
Notulensi: eksi

*Menggali Mutiara Ibunda para ulama*

Ummahat shalihat yang dirindukan syurga, sebagai wanita kita diberikan keistimewaan untuk menjadi Ibu.

Kita diberikan kesempatan untuk memilih, apakah cukup menjadi Ibu di dunia, ataukah Ibu yang merupakan sarana tempat anak meraih syurga.

Ibu memiliki 2 kategori.
1⃣ Ibu dunia
Yang hanya mengurusi makanan, pakaian, penampilan, style, attitude, minat dan bakat anak.
2⃣ Ibu Syurga
Menjadi petunjuk jalan bagi anak untuk mengenali Rabb nya, mengenali hakikat penciptaan dirinya, mengenali tujuan hidupnya. Memberikan motivasi membangun visi jangka panjang hingga ke akhirat. Sehingga keluarga berkumpul kembali di jannah Nya dan selamat dari azab neraka.

Menjadi Ibu syurga ini tentu amat berat. Kebutuhan fisik anak saja sudah sangat menyita perhatian. Habis waktu kita sejak bangun tidur hingga tidur lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Seperti tak mengenal kata selesai.

Namun, satu hal yang harus kita ingat sebelum kehabisan masa bakti.

Kelelahan kita dalam mendidik anak akan sama, baik kita mendidik mereka menjadi ahli ibadah atau tidak.
*Tinggal kita yang memilih, mau yang berpahala atau tidak?*

Ibunda para ulama telah memberi kita pelajaran yg sangat berharga dalam hal pembentukan karakter dan cita-cita ananda. Baik secara biologis maupun ideologis.

Kita pelajari kisah _Anas bin Malik_ ibunda nya adalah *Rumaisha* istri Abu Thalhah, yang dinikahi dengan mahar berupa keISLAMan suaminya ini, bukan yang lain.

Anas bin Malik termasuk salah satu sahabat yg paling banyak meriwayatkan hadits. Beliau merupakan guru bagi Umar bin Abdul Aziz, Hasan al Bashry, Ibnu Sirin, Asy Syabi, Abu Qilabah, Ibnu Syihab az Zuhri, Qatadah as Sadusy dan lainnya.

Rumaisha atau yang akrab disebut Ummu Sulaim, memiliki banyak keistimewaan.

1⃣ Kecintaannya yang besar terhadap Rasulullah saw
Hingga saat beliau melihat yg lain menghadiahkan apa saja pada Rasulullah saw, ia menuntun putra terkasihnya, _Anas bin Malik_ untuk menjadi maula Rasulullah saw.

2⃣ Kecerdasannya
Tatkala Abu Thalhah hendak meminangnya dalam keadaan masih musyrik, Ummu Sulaim berkata,
“sungguh tak pantas seorang musyrik menikahiku, tidak kah engkau tau wahai Abu Thalhah, bahwa berhala ini buatan para budak?”
Sehingga Abu Thalhah tertarik masuk islam karenanya.

3⃣ Keberaniannya
Tercatat bahwa Ummu Sulaim mengikuti perang Uhud dan perang Hunain.

4⃣ Ketabahan dan Kematangan jiwa
Anas memiliki kakak yg umurnya tak panjang bernama Abu Umair.
Kala kematian Abu Umair, ayahnya sedang berjihad.
Ketika itu Ummu Sulaim dengan penuh ketabahan masih sempat melayani suaminya yang pulang berjihad.
Hingga esoknya baru ia katakan ihwal anak yg wafat itu dengan kalimat yg sangat cerdas.

“Bagaimana jika sebuah keluarga dipinjami barang, namun ketika barang itu diambil mereka merasa keberatan?”

“Mereka telah bersikap tidak adil.” jawab Abu Thalhah.

“Ketahuilah sesungguhnya putramu adalah pinjaman dari Allah dan DIA telah mengambil nya kembali” kata Ummu Sulaim.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun” seru Abu Thalhah.

Sepeninggal putranya Abu Thalhah mendatangi Rasulullah saw lalu menceritakan sikap istrinya itu, ternyata Rasulullah saw menjawab, “semoga Allah memberkahi malam kalian”.

Demikian sepenggal kisah dari salah satu ibunda para ulama. Terhimpun dalam diri mereka kekuatan ruhiyah, ketabahan, daya juang yang tinggi dan keikhlasan.

Darinya kita dapat mengambil Banyak pelajaran, diantaranya:
🔸 ketaatan merupakan modal pertama dan utama dalam mendidik anak
🔸 ketabahan dan daya tahan menghadapi ujian adalah keteladanan yang dapat diduplikasi anak secara langsung dari sumber yang terdekat, yaitu ibunya
🔸 memiliki pengetahuan agama yang komprehensif. Hanya angan-angan menginginkan anak yang kelak akan mendoakan jika kita telah tiada namun selama kita bersamanya tidak terbiasa hidup dalam aturan agama
🔸 penuh kasih sayang
1⃣ bunda Tinah
Bgmn seorang ibu syurga sebaiknya mempersiapkan anak2 menghadapi akhir zaman?

💝
Bekal terbaik utk mempersiapkan putra putri kita menghadapi kehidupan nya di akhir zaman yang pertama dan utama tentu adalah *taqwa*.

Bekali anak dengan:
1. Doa
“Rabbi habli muqimashalati wa min dzuriyati”
2. Mengajarkan Ilmu syariat
3. Menjauhkannya dari bid’ah, khurafat dan aliran sesat
4. Mengajak dan mengajarkan banyak beramal shalih
5. Mengajarkan nilai kejujuran dan amanah
6. Menempa anak agar memiliki sikap tsabat

2⃣ bunda yumna-HSM YK

Bgm cara mencounter atau tameng utk remaja putri kita thd paham feminisme yg marak dewasa ini?

💝
Ideologi yang ditawarkan kepada pemuda, bukan hanya feminisme ya bun 😫

Ada materialisme, popularisme, hedonisme, sekularisme hingga paham kesyahwatan lainnya.

Cara kita menjauhkan anak, bukan agar anak menjadi steril.

🔸Tapi buat anak menjadi memiliki imunitas sendiri terhadap paham2 tersebut.

Caranya dengan membekali anak dengan pengetahuan islam.

🔸Menyampaikan kepadanya tentang syumuliatul islam.

Bahwa kita ini ciptaan Allah, maka aturan yg paling sesuai dg kita adalah yg berasal dari Allah

🔸Bahwa islam mengatur seluruh sendi kehidupan kita dari bangun tidur hingga membangun negara

Maka aturan mengenai posisi wanita di dalam islam tentu telah Allah tempatkan dg sebaik2 nya.

Saya ambil contoh, mengapa hak Talaq ada pada laki2?
(Ini termasuk yg sering digugat para feminis.)

Wanita itu hemisfer otak kanan nya lebih dominan, itu yg membuat wanita take action locally.
Emosional.

Kebayang kl marah sedikit, bilang *cerai*

Sementara secara sunnatullah, laki-laki dg sedikit bicaranya itu, karena dia banyak menimbang, menilai dan membuat perhitungan.

3⃣ Bunda Nurul-HSM Clcp dsk

Bagaimanakah cara menasehati teman anaknya yg memiliki akhlak yang tidak baik,dan agar anaknya tidak berteman terlalu dekat dg temannya tersebut mengingat akhlak nya yg kurang baik?

💝
Doa kita salah satu nya agar bukan cuma anak yg shalih, tapi juga teman-teman dan lingkungan nya.

Karena ada pakar parenting yg mengatakan bahwa *perlu orang sekampung dalam mendidik anak* artinya kita harus bahu membahu dg lingkungan dlm mendidik anak.

Dalam islam, kita memiliki panduan adab.

Bahwa berteman, kita harus mengikuti panduan itu.

Adab sebelum berteman:
– memilih teman yg baik
– berteman dg niat yg benar

Adab ketika berteman:
– berwajah ceria
– mengucapkan dan menjawab salam
– memenuhi undangan
– saling memberi nasehat
– mengucapkan tasymit ketika teman bersin
– menjenguk ketika sakit
– mendoakan
– saling tolong menolong
– menghormati teman
– berbaik sangka
– memaafkan kesalahan teman
– tidak mendiamkan teman lebih dr 3 hari
– tidak memanggil dg panggilan yg buruk
– mendamaikan teman yg sedang bermusuhan
– saling memberi hadiah
– tidak mengungkit pemberian
– menjaga rahasia teman dan tidak menyebarluaskannya

Bantu anak memahami panduan ini kemudian ajak anak untuk menganalisa, mengevaluasi apakah teman ini cocok dijadikan teman baik atau tidak.

Kalau kita mau menasehati teman anak-anak, bisa dg menyampaikan nya via kisah atau role modeling.

4⃣ bunda Inaak-HSM YK

Apakah ada pembelajaran lain dari Ibunda para Ulama ini terkait dengan bagaimana keharmonisannya dg suaminya? karena ternyata ada penelitian terkait peran perempuan itu paling besar dibahasnya di Al Qur’an adalah peran sbg istri.

💝
Betul ya bun..dalam al Quran Allah memberi kita 2 perumpamaan wanita, istri shalihat dan istri yang bermaksiat pada suaminya.

Istri shalihat diwakili kisah Asiah istri Firaun dan Maryam binti Imran.

Istri yg bermaksiat adalah istri Nabi Luth as dan Nabi Nuh as.
Peran besar beliau (Bunda Rumaisha), dalam menjaga keharmonisan keluarga:

Memberikan pelayanan terbaik meskipun dalam keadaan berduka.
Ini yang sangat super ya mengingat ketegaran dan aqidah beliau yg begitu kuat.
Beliau mengatakan bahwa sang putra adalah titipan dari Allah yg telah diambil kembali.
Saat itu Bunda Rumaisha melayani suaminya yg baru pulang berjihad, sampai Rasulullah saw mendoakan dari hubungan itu lahir ulama yg shalih.

Pekerjaan yang tidak mudah ya bundas..
Mengingat masih banyak wanita di luar sana yg mudah menolak ajakan suami untuk ibadah khususnya.

Padahal peran istri dalam memenuhi kebutuhan bersama ini amat besar pengaruhnya bagi keberkahan dalam rumah tangga.

Peran besar beliau (Bunda Rumaisha), dalam menjaga keharmonisan keluarga:

Memberikan pelayanan terbaik meskipun dalam keadaan berduka.
Ini yang sangat super ya mengingat ketegaran dan aqidah beliau yg begitu kuat.
Beliau mengatakan bahwa sang putra adalah titipan dari Allah yg telah diambil kembali.
Saat itu Bunda Rumaisha melayani suaminya yg baru pulang berjihad, sampai Rasulullah saw mendoakan dari hubungan itu lahir ulama yg shalih.

Pekerjaan yang tidak mudah ya bundas..
Mengingat masih banyak wanita di luar sana yg mudah menolak ajakan suami untuk ibadah khususnya.

Padahal peran istri dalam memenuhi kebutuhan bersama ini amat besar pengaruhnya bagi keberkahan dalam rumah tangga.

Urgensi menjaga kekuatan hubungan dg Allah dlm kehidupan rumah tangga:

1. Mendapatkan ketenangan dlm rumah tangga
2. Mendapatkan kebahagiaan yg sebenarnya
3. Mendapatkan kemudahan dlm menyelesaikan urusan
4. Menghindarkan keluarga dr penyimpangan
5. Menghindarkan keluarga dr kerusakan
6. Dimudahkan kembali pd kebaikan
Dan kekuatan hubungan dg Allah ini yg membuat Bunda Rumaisha berhasil menghadapi situasi yg berat tsb 😊

5. Dr bunda Rani-purwokerto

Bagaimana penanganan terhadap anak yang mengalami “salah asuh” dr ortunya??
Karena terlalu dimanja sejak kecil sampe skrg usia 14th. Nilai” keislaman juga kurang dtanamkan.
Apalagi dengan era IT skrang, ortunya merasa kewalahan menghadapi anak tsb.

💝
Bahan bakar sebagai motivasi membangun keluarga yg islami:

1. Cinta syurga dan takut azab neraka
2. Banyak beramal shalih
3. Menerima nasehat
4. Banyak mengambil pelajaran dr kejadian dan pengalaman

Jika terlanjur?

🔸 mulai dr titik nol
🔸 temukan kesadaran bersama
🔸 mencanangkan permulaan yg baru
🔸 selalu memperbaharui niat ttg pengasuhan dan Pendidikan anak
🔸 selalu belajar dan tambah pengetahuan ttg pengasuhan dan Pendidikan anak
Teknisnya orang tua bisa mulai dari:
🔸 mengurangi porsi “keburukan” yg sudah terlanjur terjadi
🔸 bantu ananda mendapatkan ganti yg lebih baik
Dalam al Quran Allah swt berfirman, ikutilah keburukan dg kebaikan.

6. (tidak disebutkan dari bunda siapa) 🙋 tentang lingkungan anak bun..
Bahwa memilih teman yang baik. Tapi bagaimana menghadapi tetangga yang sering main ke rumah dan mengajak anak main keluar rumah, anaknya usia 3,5th, dan anak sy 9 bulan, jika anak sy sy biarkan d dlm rumah tetangga tersebut menghampiri dan meminta anak saya digendongnya untuk diajak keluar, mohon saranya bagaimana kita bersikap

💝
Jika kita khawatir, boleh aja kita pakai alasan sedang mau belajar dulu. Agar ananda tidak dibawa keluar rumah 😊

Bunda Rumaisha memberi kita satu catatan penting yang selamanya kemudian saling terhubung:

Keislaman sebagai mahar pernikahan adalah bukti bahwa beliau yakin, pernikahan itu bukan hanya kebutuhan di dunia, melainkan salah satu cara mendapatkan tiket syurga. Menikah memang fase yang harus membawa syurga lebih dekat saat bersama nya. Tanda pernikahan yg barokah salah satu nya ketika ketaatan kita bertambah dg kehadiran pasangan ini. Dan anak-anak yg lahir dari pernikahan yang barokah akan memberati bumi dengan ketauhidan nya 💕

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
🔅🔆🔅🔆hsmn🔆🔅🔆🔅
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
👥facebook.com/hsmuslimnusantara
👥FB: HSMuslimNusantara Pusat
📷 instagram: @hsmuslimnusantara
🐤 twitter: @hs_muslim_n
🌐 web: hsmuslimnusantara.org
📕📕📕📕📕📕📕📕📕📕📕

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *