Browse By

TEKNIK MEMBANGUN SELF ESTEEM PADA ANAK bersama Zifora Mujahidah Villa

Resume Kulwap Gabungan HSMN Cirebon – Tangerang*
*TEKNIK MEMBANGUN SELF ESTEEM PADA ANAK*
Oleh Zifora Mujahidah Villa

Jumat, 24 Maret 2017

🎀Moderator: Bunda Awwal

πŸ“Notulen: Bunda Enno

πŸ”ŽProfil Pemateri*

Saya bernama zifora mujahidah villa, saat ini berusia 26 tahun menikah dan masih berproses mendapatkan anak.
Saya menempuh pendidikan terakhir di Universitas Brawijaya Malang jurusan komunikasi.
Aktivitas sehari2 saya adalah : istri dan kakak rumah tangga, Div.pendidikan di yayasan Generasi Juara sekaligus HSMN dan Sekertaris di yayasan Minhaj An Nubuwah Indonesia.
Saya pada dasarnya hanya seorang wanita yg sedang berusaha mendapat momongan, istimewa nya saya adalah saya memiliki ibu luar biasa yaitu ibu Irawati Istadi dan 5 orang adik dengan jarak yang luar biasa jauh.
Pada saat skripsi umi pesan untuk mengerjakan skripsi dengan tema yg akan berguna bagi orang lain nantinya.
Maka selama 1 thn penuh saya meneliti tentang self concept dan self esteem pada anak .
Dengan sedikit ilmu saya , saya mencoba berbagi mengenai apa yang saya teliti dan ujikan pada saat itu.

*

πŸšͺMateri Pengantar*

Teknik membangun self esteem pada anak :
Self esteem dapat diartikan sebagai harga diri .
Mengapa harga diri ini sangat penting untuk dibahas? karena anak yg tidak memiliki harga diri positive akan tumbuh menjadi anak yang sulit menerima keberhasilan temannya, curang ketika ia kalah dalam permainan, senantiasa melemparkan komentar-komentar yang merendahkan karya teman.
Bagaimana kemudian apabila harga diri itu terus jatuh hingga sang anak tumbuh dewasa ? menjadi koruptor mungkin? selalu iri dengan temannya mungkin? atau melakukan apapun demi sebuah kemenangan?
Maka, sangat penting agar kita sebagai orang tua dan pendidik mengerti teknik membangun self esteem pada anak.
Teknik membangun self esteem dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

1⃣. Anak harus tau gambaran dirinya.
Orangtua wajib memberi gambaran kepada anak, apa yang menjadi kelebihannya dan kekurangannya. Namun orang tuanya harus mengenal sang anak dengan baik terlebih dahulu. bagaimana akan memberi gambaran kepada anak, kalau orangtua juga blm dapat menemukan kelebihan sang anak?
kemudian perlu diingat bahwa pemberian gambaran harus lebih banyak berfokus pada kelebihan sang anak dibandingkan dengan kekurangannya.

2⃣. Menghargai lewat komunikasi sehari-hari.
setiap perilaku positive sekecil apapun harus kita hargai dengan baik. penghargaan dapat melalui verbal, eksperesi, bahasa tubuh atau dengan benda.
sedangkan perilaku negative perlu diingatkan tapi tidak berlebih-lebihan.

3⃣. Dilatih untuk mengembangkan kelebihannya .
Salah satu cara menumbuhkan self esteem anak yaitu dengan mendapatkan penghargaan dari lingkungan sekitar. Semakin sering anak mendapat penghargaan akan semakin bertambah harga diri sang anak.
maka tugas orangtua adalah mendorong anak untuk berkaya sebanyak-banyak nya dan sesering mungkin.

Tiga langkah tersebut dapat dilakukan sedini mungkin, terus kembangan self esteem anak dan hindari sebaik mungkin merusak self esteem anak.
Pembentukan Self esteem anak oleh orangtua saat ini, akan menjadi bekal menapaki hidup dan mencari solusi dalam permasalahan hidup anak dikemudian hari.

Sesi Tanya Jawab

1⃣ Bunda Rahma-Indramayu
Mb zif, saya bunda 2 orang anak laki2, usia 5th dan 2bln.
1.mb saya dan suami biasa memberikan penghargaan pada anak saya yg pertama jika melakukan hal baik dan jk berhasil atas sesuatu, kami berikan bentuk hadiah yg dia suka,semisal permen or ice cream.apakah hal tersebut salaj 1 cara self estem?
2. Sy punya 2 anak laki2, yg kedepanny harus jd laki2 yg penuh percaya diri untuk keberhasilanny,cara membangun self estem anak usia 2bln bagaimana?dan bagaimana agar keduany tdk merasa saling tersaingi,inginny saling menyayangi dan bekerjasama membangun kebaikn diri mereka masing2.
Terimakasih mb

Jawaban:
Wassalamualaikum wr wb bunda rahma.
untuk pertanyaan nomer
1. Hadiah dapat menjadi sebuah penghargaan terhadap anak yang akan dapat menumbuhkan self esteem pada anak. namun pemberian hadiah pun menpunyai teknik dan aturan sendiri agar dapat efektif.
2. Anak pada umur 2 bulan sudah memiliki keinginan , seperti minta susu atau menganti popok yg sudah penuh. usahakan penuhi kebutuhan anak dengan kata2 yang lembut dan berikan pangilan yang baik .
Agar kedua saudara dapat tumbuh self esteem dengan baik maka orangtua harus memberikan kesepatan pada masing2 anak untuk berkarya dalam bidangnya masing2.
dengan karya yang berbeda maka kecil kemungkinan orangtua untuk membandingkan satu dengan yang lain.
pada intinya sebenarnya orangtua jangan sampai membanding2kan satu anak dengan yang lainnya.

Tanggapan:
Mb,bagaimana aturan pemberian hadiah?

2⃣Bunda Ryan-Tangerang
Assalamu’alaikum..
Anak sy (usia 5,5 th), sangat pasif di depan orang lain. Di sekolah maupun tempat lain, hanya sedikiiit sekali mau bersuara. Kalaupun ingin mengatakan sesuatu jk ada org lain, sebisa mgkn hanya menggunakan isyarat / berbisik. Pdhl sehari2 di rumah sangat cerewet. Apakah itu ada hubungannya dg self esteem-nya yg rendah? Kalau iya, bagaimana cara mengatasinya ya? Terima kasih

Jawaban:
Wassalamu’alaikum wr wb
ada banyak faktor sebenarnya mengenai mengapa anak pasif di luar rumah.
ada pengalaman saya ke hagia . waktu itu umurnya 7 tahun masuk SD. saat itu dia yg cerewet di rumah tiba2 diam disekolah, ternyata di sekolah SD nya, semua teman sudah saling kenal karena dari TK yang sama.
maka, esok hari nya kami bawakan kue ke sekolah dengan catatan ke guru melalui buku penghubung agar hagia diminta bagikan kue ke teman-temannya.
setelah itu temannya mulai berbicara dengannya dan mulai main.
coba berikan sebuah “karya” yang membuat dia dapat diakui di tempat umum. sehingga anak akan merasa percaya diri di lingkungan baru.

βœ‹Tanggapan:
Anak sy sdh 2 thn sekolah d sekolah yg sama. Sebenernya dia happy, krn setiap libur justru ingin sekolah. Tp di sekolah tanpa kata, cm sll ikut aktifitas apapun. Sama jg kalau diajak jalan2 ke manapun, kalau ingin sesuatu hanya mau dg isyarat. Kl sy dorong utk bicara malah kadang jd nangis

Jawaban:
kemungkinan dia pernah mengalami peristiwa yang menghancurkan harga dirinya dalam hal kemampuan berbicara. (misal : pernah cadel kemudian di olok-olok) .
maka , ajak guru kerjasama dalam mendorong anak agar bicara walau seminim yang dia bisa dan segera beri penghargaan.
tingkatkan sedikit demi sedikit kemampuan berbicaranya dan terus beri penghargaan

3⃣Bunda Ulfa-Tangsel
Bismillah
Saya ibu rumah tangga dengan 3 putra . Yang saya tanyakan adalah jika anak sudah telanjur memiliki sifat ingin menang sendiri susah menerima kekalahan dsb langkah apa yang harus dilakukan oleh kami sebagai orang tua?

Jawaban:
untuk anak yang sekiranya sudah punya kecenderungan seperti itu , maka prosesnya tetap sama namun lebih diperketat lagi.
orangtua terus menyebutkan apa kelebihan dia , kalau perlu buatlah rekayasa karya agar sang anak merasa dihargai.

4⃣Bunda Siti-Tangerang
1. Anak sy kls 4 sd usia 9 th, laki2. Teman2 d sekolah mayoritas berlatar belakang dr keluarga mampu, klo ada kegiatan sklh yh wajib, pasti lanhsung respon, sdngkn km harus berpikir dahulu, krn hambatan biaya. Bgmn membangun pikirab positif pd anak sy, agar tdk cemburu pd teman2 nya, klopun tdk ikut, dirinya terasa sendiri?
2. Ank sy pr usia 7 tahun, ingin selalu yg terbaik n terdepan, klo tdk sesuai dg keinginanny akan marah, bgmn menata emosiny?

Jawaban:
1. Banyak-banyak dialog kepada anak bahwa kekayaan bukan lah yang utama dan segalanya kemudian bantu anak menemukan kelebihan dirinya yg bisa dia bangakan di depan teman-teman yang lain sehingga dia ttap bisa percaya diri.
langkah praktisnya ketika moment tersebut , paling engga anak di carikan penganti kegiatan yang dapat menghibur hati anak karena tidak ikut kegiatan sekolah. (biasanya akan efektif kalau diganti dengan kebersamaan dengan org tua, sehingga anak merasa bahwa kebersamaan dengan orang tua lebih berharga).
2. Biarkan ia menerima kegagalan , dia harus belajar bahwa tdk selamanya dia harus menang. bantu anak untuk bisa menerima kegagalan itu dengan menghibur hatinya dan memberikan motivasi untuk bangkit lagi.

5⃣Bunda Pifit-Cirebon
Apa yang harus saya lakukan jika masalah “mendidik” anak tidak kompak dengan suami..
Suami saya kurang peka dan kurang peduli mengenai masalah pengasuhan anak. Jika sy suruh baca mengenai konsep2 parenting, dia selalu menolak, “bunda aja..bunda aja yang baca..
Akhirnya pengasuhan di keluarga saya seperti “pincang”. Misal dari kasus corat coret anak. Dari saya sudah memuji. Begitu sampai di bapaknya, masa dibilang: “idih gambar apa ini, kok corat coret”.. Walaupun disampaikan dengan bercanda, tapi
pengen saya bilang: helloooww, bos ini anak 3 thn, masa mau jelegerr bisa gambar bagus

Sepertinya memang dari keluarga pak suami yang dibesarkan dengan keras dan sedikit pujian.
Tapi suami saya bisa tetap jadi “orang”, punya kepercayaan diri tinggi, pintar nego, pintar bersosialisasai, dll..
1. Jadi, yang saya ingin tanyakan, bagaimana saya harus bertindak. Apa ikut gaya pengasuhan suami yg “keras” seperti pengasuhan ortunya dulu, atau bagaimana?
Kalo anak saya yang dicela, rasanya kok kayak saya yang sakit ati..
Terima kasih, maaf panjang..


Jawaban:
Bunda pifit di cirebon,
yang pertama untuk masalah bunda dengan suami … terus ajak suami berdialog tentang pendidikan anak untuk menyamakan persepsi itu. jangan pernah menyerah dan putus asa, mungkin proses ini butuh waktu bertahun-tahun.
selama proses berjalan , bunda harus lebih banyak dapat menghargai anak, upayakan seminimal mungkin ayahnya berkomentar negatif. tapi jika itu terjadi, jangan membuat konflik dengan suami di depan anak tapi cukup dengan menyelamatkan harga diri anak yang sempat jatuh dengan misalnya berkata :
“ah papa ini… ga bisa ngeliat ya ? ini mahsud kakak gambar pesawat besar yang cangih. bunda senang lihat gambarnya… ya karena usianya baru 3 tahun maka terlihat seperti corat-coret”
untuk kasus suami yang sukses walaupun dididik keras . tapi percaya dirinya tetap terselamatkan jika dapat penghargaan seimbang dari lingkungan nya (guru, teman, kakek, nenek, dll).

6⃣Assalamualaikum,,mba nitip pertanyaan nih mba,,
Putra saya 8 thn satu-satunya anak laki-laki dari 4 saudarinya, namun ia sering mengalami mudah patah( putus asa) ketika ada kesulitan,atau ada sesuatu yg menurut nya tdk biasa. Misalnya bila penampilan nya berbeda dgn yg lain dia gk pede.
Bertanya pada guru dalam kelas di dpn teman- temannya tdk pede,padahal kalau bermain bersama teman-temannya dia bisa.
Hampir dikatakan dia tdk berani menunjukkan kemampuan dirinya padahal ia memiliki kemampuan lbh dari teman-teman nya.
Dia memang jarang diajak ayahnya bersosialisasi dgn orang lain.

➑Cenderung penakut dan harus ditemani utk melakukan kegiatan yg berhubungan dgn orang lain.
Padahal seringkali diingatkan ttg kemampuannya dan dimotivasi bahwa dia bisa.

Jawaban:
boleh seperti itu, namun saat memberi hadiah pada adek harus benar-benar karena usaha adek yang mau menghafal.
hadiah tidak harus sama , namun disesuaikan dengan kebutuhan si anak

 

8⃣Bunda Yulia-Cirebon
Tanya, anak saya laki2 6th, saya agak sedikit paranoid, jika anak selalu dipuji apakah nantinya dia akan jadi besar kepala ya?

Jawaban:
kalau pujian yang salah memang bisa membuat anak besar kepala, itu sebabnya memuji harus karena prestasi atau prilaku anak bukan sekedar untuk membujuk, merayu atau pujian penampilan fisik. βœ…

γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°

HSMN


γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°γ€°
πŸ‘₯facebook.com/hsmuslimnusantara
πŸ‘₯FB: HSMuslimNusantara Pusat
πŸ“· instagram: @hsmuslimnusantara
🐀 twitter: @hs_muslim_n
🌐 web:
hsmuslimnusantara.org

β£πŸ’ŸπŸ’•β£πŸ’ŸπŸ’•β£πŸ’ŸπŸ’•β£πŸ’Ÿ

*KeMisTri* akan hadir kembali…

Ya.. Perkemahan Keluarga Muslim Nyantri… In Sya Alloh pada:

πŸ—“21 – 23 September 2017
🏞 Bumi Perkemahan cikole, Lembang Jawa Barat
πŸ“²Info dan sponsor: 082138282456, 081392786598

β›°β›ΊπŸžβ›°β›ΊπŸžβ›°β›ΊπŸžβ›°β›ΊπŸž

Share on Google+0Share on Facebook0Tweet about this on Twitter0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *